Select Menu

NASIONAL

REGIONAL

POLHUKAM

OLAHRAGA

PRESPEKTIF

EKONOMI



Kediri - AKP Muklason Kapolsek Kras melalui ON AIR Radio ANDIKA menjelaskan korban seorang perempuan masih berumur 27 tahun, guru SMPN 1 Kras, atas nama Aldino Fitri Agustin, alamat Desa Nambakan, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. 

Aldino ditemukan menggantung di dalam kamar kos Desa Jambean, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. 

Lokasi tepatnya di selatan Pabrik Gula Ngadirejo Kediri. Diketahui Aldino kos di Desa Jambean sudah sekitar 1 tahun. 

Ia ditemukan menggantung oleh Ibu kos sekitar jam 3 sore tadi. Mengetahui hal tersebut, Ibu Kos bersama warga langsung melaporkan ke Polsek Kras.

AKP Muklason menambahkan saat ini proses olah TKP sudah selesai. Jenasah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk diotopsi. 

Belum diketahui pasti penyebab Aldino gantung diri karena masih dalam proses penyelidikan.(red)
Majalengka - Dua orang pria menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Cirebon – Bandung, tepatnya di Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Iim Abdurahim SH didampingi Kanit Lantas, Iptu H Suhendi SH, MH menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi saat pengedara sepeda motor Honda Supra E 5586 YN bernama Iman Pirman (38) yang berboncengan dengan Eka (22) datang dari arah Cirebon menuju Bandung, namun di TKP sepeda motornya ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil yang belum diketahui identitasnya.

Akibat dari kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang sepeda motor mengalami luka-luka dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cideres untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saat ini peristiwa tersebut sedang ditangani Unit Laka Lantas Polres Majalengka dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut serta mengamankan kendaraan korban ,” kata Kasat Lantas.

Polres Majalengka melakukan penyelidikan dan melakukan pencarian terhadap identitas dari pengendara mobil tersebut.

“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan tabrak lari tersebut. Kami akan melacak mobil yang diduga telah bertabrakan dengan korban,” terangnya.

Kasat Lantas menambahkan, meminta pengendara mobil yang menabrak kedua korban untuk segera menyerahkan diri ke pihak Polres Majalengka.
Kepri - Warga sekitar Pasar Tiban Center, Kota Batam, Kepulaun Riau, dihebohkan dengan penemuan benda mencurigakan dibungkus plastik warna biru dan diluarnya terlihat lilitan kabel dengan handphone, Sabtu (17-12-2016).

Benda tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang segera melapor ke Bhabinkamtibmas Polsek Sekupang Bripka Nanda yang langsung menghubungi Brigadir St Damanik yang merupakan anggota Sat Brimob Polda Kepri.

Saat itu juga, Brigadir St Damanik menghubungi piket Mako Gegana Sat Brimob Polda Kepri untuk memberitahu adanya temuan benda tersebut.

Selanjutnya piket Mako Gegana menghubungi Unit Jibom yang berada di lapangan sedang melaksanakan Patroli. Unit UKL yang dipimpin Brigadir Irvansyah langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.

Unit Jibom yang tiba di lokasi langsung melaksanakan observasi awal dan menentukan cara penanganan. Petugas yang bertindak sebagai operator 1 segera melaksanakan penanganan benda tersebut.

Setelah melaksanakan X-Ray, petugas langsung melakukan tindakkan dengan pencerai beraian benda tersebut sehingga dapat dijinakan dengan aman. Kemudian benda tersebut di bawa ke Mako Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Kepri.

Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Drs Sam Budigusdian MH yang juga hadir, mengucapkan terimakasih atas pelaksanaanya serta kesiapsiagaan Unit Jibom dalam menangani adanya temuan benda diduga bom.

Kaden Gegana Sat Brimob Polda Kepri yang melakukan analisa benda tersebut menyatakan jika benda yang ditemukan bukan bom karena tidak mengandung unsur-unsur yang dapat menimbulkan suatu ledakan.
Sumsel - Kecelakaan maut merenggut korban jiwa terjadi di Jalur Lintas Timur (Jalintim) Inderalaya-Kayuagung, tepatnya di Desa Muara Meranjat Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan.

Korban tewas diketahui sopir truk PS bernopol BE 9841 CJ pengangkut puluhan ton pakan ternak ayam, korban inisial PU (30), warga Desa Pejambon Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawahan Lampung Selatan Provinsi Lampung.

Sedangkan, sopir tronton fuso Box bernama RA, 41 thn, warga Bekasi hanya mengalami luka ringan yakni luka robek pada bagian bawah hidung, robek dagu, robek pipi kiri, serta robek siku kanan.

Korban tewas di TKP lantaran bagian tubuhnya terjepit kabin truk yang dalam kondisi nyaris rata dengan bagian bak truk.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak Kepolisian menyebutkan, kecelakaan maut tersebut, bermula di saat truk tronton box bernopol B 9184 TEU yang dikendarai RA, pada hari Kamis (15-12-2016), sekira pukul 06.00 wib, melaju dari arah Kayuagung hendak menuju ke Inderalaya dengan kecepatan cukup tinggi.

Sopir tronton box diduga mengantuk sehingga terlalu mengambil posisi jalur kanan jalan.

Nahas, dari arah berlawanan muncul sebuah kendaraan jenis truk PS pengangkut puluhan ton pakan ternak ayam disopiri PU (30).

Brakkk!!!, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan lagi. Kerasnya benturan menyebabkan sopir truk pengangkut pakan ternak ayam tersebut, meninggal dunia di TKP dalam kondisi luka yang sangat mengenaskan pada bagian sekujur tubuh akibat tergencet kabin truk.

Melihat situasi tersebut, sejumlah warga sekitar bersama pihak Satlantas Polres OI, berupaya memberikan pertolongan kepada kedua orang sopir malang tersebut, yang diketahui satunya meninggal dunia, dan sopir bernama Rahmad mengalami luka ringan akibat serpihan kaca.

Tidak mudah bagi petugas Kepolisian melakukan upaya evakuasi terhadap kedua korban. Barulah beberapa jam kemudian, kedua bangkai truk fuso dan truk tronton box tersebut berhasil dievakuasi ke tepi badan jalan dengan mengerahkan kendaraan derek.

“Sopir mobil truk tronton box terlalu mengambil sisi kanan jalan, diduga mengantuk. Di saat bersamaan dari arah berlawanan muncul truk pengangkut pakan ternak ayam, sehingga kecelakaan pun terjadi,” ungkap Kanit Pengatur Jalan dan Pengawal Lalulintas (Turjawali) Polres OI, Ipda Rosidi.

Kini, jasad sopir malang bernama RA, dibawa ke RS terdekat sembari menunggu pihak keluarga untuk selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka.

Sedangkan, sopir truk tronton box kini diamankan Satlantas Polres OI setelah sempat diberikan perawatan medis akibat luka ringan yang dialami saat insiden tersebut.

“Kendaraan telah berhasil kita evakuasi ke sisi kiri badan jalan. Sementara, sopir telah kita amankan,” tambah Ipda Rosidi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, akibat insiden kecelakaan itu, sempat menimbulkan penumpukkan kendaraan hingga terjadi kemacetan panjang arus lalulintas di Jalintim Inderalaya-Kayuagung Desa Muara Meranjang.

Barulah beberapa saat kemudian, arus lalulintas berangsur-angsur normal setelah petugas melakukan sistem buka tutup.
Sulel - Nahas dialami Rahmansyah (36), warga Prumnas Budidaya, Kelurahan Tanjungkupang, Tebingtinggi Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek gandeng (becak motor) ini bertabrakan dengan sebuah mobil namun pengemudi mobil memilih tancap gas dan kabur tanpa mempedulikan kondisi korban di jalan, pada hari Kamis (15-12-2016) pagi, sekira pukul 04.00 wib.

Mirisnya, tidak ada warga yang melihat langsung kejadian di lokasi karena saat terjadinya tabrakan, kondisi masih cukup gelap. Kondisi Rahmansyah mengalami luka dan harus di rawat di RSUD Tebingtinggi, dan telah dirujuk ke rumah sakit di Lubuklinggau karena luka yang dideritanya cukup parah.

“Korban telah dirujuk ke Rumah Sakit di Lubuklinggau dan kendaraannya telah kami amankan di Mapolres,” terang Kasat Lantas Polres Empat Lawang AKBP Budi Harto, disampaikan Kanit Laka, Aiptu Basri.

Dijelaskan Basri, ojek gandeng yang di kendarai Rahimansyah bernopol BG 6359 EU datang dari Pasar Tebingtinggi menuju Talangbanyu.

Saat di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Lintas Sumatera Tengah kawasan Tanjungberingin, tiba-tiba dari arah berlawanan datang kendaraan yang belum diketahui bertabrakan dengan ojek tersebut.

Dari ciri-ciri kendaraan lawan terlihat ada cat warna biru pada body ojek gandeng diduga bekas gesekan saat terjadinya tabrakan.

“Kondisi ojek rusak berat. Sedangkan kendaraan yang menabraknya masih dalam penyelidikan kami. Di body ojek ada cat warna biru bekas gesekan kendaraan yang menabrak,” ungkap Basri.