Select Menu

NASIONAL

REGIONAL

POLHUKAM

OLAHRAGA

PRESPEKTIF

EKONOMI

Purbalingga – Raungan mesin 4 tak ribuan motor trail berbagai jenis memenuhi lereng Gunung Slamet bagian selatan, Minggu (4/12), mulai dari Desa Sipetung melewati hamparan hutan pinus hingga naik ke utara melewati Bukit Punthuk Jelir.

Sebanyak 2.200 peserta memang tengah mengikuti event Purbalingga Trail Adventure, yang diselenggarakan komunitas trail Purbalingga.

Para trabaser melintasi rute yang dimulai dari titik start objek wisata Gua Lawa, kemudian mengelilingi lereng utara dan timur lereng Gunung Slamet.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Atikoh Ganjar Pranowo menyambut baik kegiatan yang menggabungkan antara sport dan tourism itu. Dia berharap, kegiatan Purbalingga Trail Adventure akan mengangkat potensi wisata di Purbalingga dan berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Kita coba kawinkan sport dan tourism. Harapannya bisa mengangkat potensi wisata setempat. Apalagi salah satu cara mengentaskan kemiskinan bisa lewat tourism. 

Kalau objek wisatanya terangkat, bisa membantu masyarakat setempat karena mereka bisa berjualan atau menyediakan penginapan,” kata ibu satu putera itu.

Banyaknya event yang diselenggarakan di objek wisata diharapkan bisa semakin mengangkat potensi wisata Jateng. Daerah lain pun boleh meniru, agar destinasi wisatanya berkembang.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Tasdi mengatakan, event Purbalingga Trail Adventure bertujuan memberikan wadah bagi para pecinta olahraga trail dan sekaligus menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Purbalingga .

“Acara ini juga jadi promosi objek wisata, terutama kepada para peserta yang datang dari luar Purbalingga bisa menikmati wisata alam di sini. Selain itu bagi peserta yang menang kami sediakan hadiah menarik seperti sepeda motor dan satu ekor sapi,” katanya.

Tasdi menambahkan, pihaknya akan menyelenggarakan Purbalingga Trail Adventure secara rutin karena peminatnya setiap tahun semakin banyak. Pihaknya juga berjanji akan mengemas dengan konsep yang semakin menarik.

Dalam acara tersebut, Bupati Purbalingga bersama Siti Atikoh Ganjar Pranowo juga melakukan kegiatan penanaman pohon dan jelajah objek wisata Gua Lawa.
Bandung - Pemerintah Pusat memasukan enam destinasi pariwisata Jawa Barat dalam kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN). 

Sekda Jabar Iwa Karniwa mengatakan Pusat memberikan kesempatan pada Pemprov Jabar untuk berkontribusi dalam penyusunan masterplan KPSN. 

Menurutnya dari 88 KPSN yang tengah disusun Pusat, Jabar memperoleh 6 KPSN. “Alhamdulilah, kami mengapresiasi Pusat,” katanya di Bandung, Jumat (2/12).

Menurutnya sejumlah kabupaten/kota di Jabar antara lain Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Subang, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Pangandaran akan dianalisis terkait KPSN. 

“KPSN ini adalah strategi untuk memperkuat pembangunan Jawa Barat sehingga perlu dikawal baik dalam perencanaan maupun pelaksanaannya,” katanya.

Jabar sendiri menurut Iwa sudah menyusun sembilan kawasan strategis pariwisata provinsi dalam rencana pembangunan. 

Yaitu Kawasan Ekowisata Puncak dan sekitarnya, Kawasan Geowisata Palabuhan Ratu, Ciletuh, Ujung Genteng dan sekitarnya, Kawasan Cagar Budaya Sukabumi,  Kawasan Industri Bekasi Karawang, Kawasan Sejarah di Cirebon, Kawasan Pariwisata Kreatif Bandung, Kawasan Pariwisata Alam Bandung Selatan dan Garut, Kawasan Budaya Priangan dan Alam Bahari di Priangan, serta Kawasan Ekowisata Pantai Apra Cipatujah dan sekitarnya.

Iwa memaparkan penetapan kawasan pariwisata tersebut dengan tujuan untuk mencapai sasaran pembangunan kepariwisataan tahun 2025 dengan indikasi kontribusi pertumbuhan ekonomi 15%, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 4,5 juta, jumlah perjalanan wisatawan nusantara sebesar 70 juta atau 27%, peningkatan lama tinggal wisatawan mancanegara mencapai 7 hari dan wisatawan nusantara 5 hari.

“Dengan harapan pengeluaran wisatawan mancanegara mencapai USD 4.000 dan pengeluaran wisatawan nusantara diperkirakan Rp 12,5 juta,” katanya.

Untuk mencapai sasaran, Pemprov Jabar sudah memetakan 60 daya tarik wisata yang dikelompokan kedalam lima destinasi pariwisata yaitu destinasi pariwisata Bogor, Cianjur, dan Sukabumi, destinasi Karawang Bekasi, destinasi pariwisata Cirebon Raya, Cekungan Bandung, dan Pangandaran, Tasik dan Cianjur.
Bandung - Untuk mengembangkan pariwisata di Jawa Barat sudah saatnya menghadirkan sentuhan teknologi. 

Menurut Asda 2 bidang perekonomiam dan pembangunan Setda Jabar Denny Juanda, sentuhan teknologi itu untuk menunjang perkembangan pariwisata.

"Di Korea itu ada sungai yang dulunya kotor, terapi dengan sentuhan teknologi saat ini airnya bahkan bisa diminum dan jadi tujuan wisata baru di Korea," ujar Denny dalam diskusi potensi wisata Jabar di Cikole Lembang KBB, Rabu malam (30/11).

Selain itu di Amerika, menurut Denny, ada sambungan listrik tanpa kabel, sebuah inovasi yang sangat mungkin dikembangkan di Jawa Barat.

"Mengapa elektrifikasi di Jabar belum terpenuhi semua, itu antara lain karena infrastruktur dan topografi Jawa Barat yag berbukit berlembah," paparnya.

Sentuhan teknologi bisa diterapkan dalam semua sektor dalam kepariwisataan, untuk mempermudah dan mempercepat layanan kepariwisataan.

Diskusi tentang potensi kepariwisataan Jabar digelar dalam acara media gathering Pokja Wartawan Gedung Sate bersama Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Hadir dalam acara itu Sekda Kabupaten Bandung Barat Maman Sunjaya, Asda 2 Setda Peovinsi Jabar Denny Juanda, dan Kadisnakertrans Jabar Ferry Sofwan.
Karawang - Green Canyon ternyata tidak hanya ada di Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat atau di Amerika sana. 

Kabupaten Karawang juga mempunyai tempat wisata alam yang bernama Green Canyon.

Green Canyon Karawang terletak di Kampung Tonjong Roke, Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang. 

Obyek wisata ini belum banyak diketahui wisatawan, mungkin karena lokasinya relatif sulit dijangkau dan belum dipromosikan secara maksimal.

Namun bila Anda merasa penasaran untuk mengunjungi tempat wisata di Karawang yang masih perawan ini, Anda tidak akan menyesal. Sebab destinasi ini menyuguhkan pemandangan yang sangat indah dan alami.
Simalungun - Wisata Danau Toba merupakan wisata alam, kunci keberhasilannya adalah melindungi masyarakat adat dan menjaga lingkungan hidup. 

Penegasan itu disampaikan Riza Damanik, Tenaga Ahli Utama Kedeputian V Kantor Staf Presiden dalam seminar sehari bertema ‘Rencana Pembangunan Danau Toba: Peluang dan Tantangan Masyarakat Adat dan Pengelolaan Sumber Daya’, Selasa, 15 November 2016 di Hotel Inna Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“Sungguh senang melihat masyarakat adat dan lokal, akademisi, aktivis, pemerintah daerah serta pemerintah pusat terus bekerjasama mewujudkan Danau Toba sebagai daerah wisata yang adil dan lestari,” papar Riza.

Riza menyatakan, pemerintah telah memulai pendekatan baru dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, yang berkomitmen tidak saja menambah jumlah proyek pembangunan, namun bersungguh-sungguh hendak memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Karena itu, RPJMN 2015-2019 mematok target penurunan angka rasio gini (ketimpangan ekonomi) dari 0.41 menjadi 0.36 di 2019. “Terobosan ini mustahil tercapai tanpa perubahan mendasar dalam mengatasi ketimpangan struktur penguasaan lahan dan inovasi di tengah masyarakat kita,” papar Riza.

Ia menguraikan, di dalam RKP 2017, pemerintah telah menetapkan reforma agraria menjadi salahsatu program prioritas pemerintah.

Kebijakan reforma agraria ini untuk mengatasi ketimpangan pemilikan dan penguasaan tanah, menyelesaikan konflik agraria, meningkatkan produktivitas rakyat dan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kerakyatan baru serta memulihkan lingkungan hidup.

Di tengah situasi pelambatan ekonomi global, dan adanya tuntutan pengembangan ekonomi lebih berkelanjutan, Presiden percaya bahwa aktivitas pariwisata dan perikanan dapat menggerakkan ekonomi rakyat Indonesia secara lebih berkelanjutan ke depannya. 

Riza menekankan, “Pada perkembangannya, kegiatan pariwisata di dunia tidak lagi sekadar urusan membangun hotel dan pusat-pusat perbelanjaan mewah.”

Ditegaskan, jika membaca dokumen KemenPUPERA disebutkan bahwa tujuan dari pembangunan kawasan pariwisata Danau Toba yakni, ‘Mewujudkan Kawasan Danau Toba sebagai Sumber Air Kehidupan Masyarakat, Pusat Kampung Masyarakat Adat Batak dan Kawasan Pariwisata Berskala Dunia yang Berkelanjutan’.

Untuk mewujudkan cita-cita ini, maka pemenuhan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat dan lokal melekat di dalam tujuan dan sasaran pembangunan kawasan pariwisata Danau Toba.

“Pemerintah dan kita semua berkepentingan menyelesaikan tumpang tindih tanah-tanah masyarakat atau konflik tenurial di kawasan hutan di sekitar Danau Toba,” ungkap Riza.

Riza mengungkapkan, menjaga keberlanjutan lingkungan kawasan Danau Toba sebagai kawasan pariwisata adalah sebuah keharusan. 

“Berbagai kegiatan eksploitasi sumber daya alam skala besar harus mulai ditata ulang.“

Aktivitas Hutan Tanaman Industri dan penebangan pinus harus disudahi untuk mencegah terus meluasnya penggundulan dan terbakarnya hutan,” jelasnya. 

Selain itu, di danau, jumlah keramba jaring apung harus disesuaikan agar tidak melebihi daya dukung dan daya tampung lingkungan Danau Toba.

Dalam pidato pembukaan seminar itu, Riza mengingatkan perlu mendorong sebuah peraturan daerah terkait perlindungan masyarakat adat. “Langkah ini strategis untuk memperkuat eksistensi masyarakat adat di Tanah Batak,” pungkasnya.
Karawang - Curug Cikarapyak termasuk tempat wisata di Karawang yang menawarkan pemandangan alami dan asri. 

Namun lokasinya cukup sulit dijangkau. Bagi Anda yang hobi bertualang di alam bebas, mengunjungi Curug Cikarapyak adalah pilihan yang sangat tepat.

Curug Cikarapyak terletak di Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. Berjarak sekitar 42 kilometer dari pusat kota. 

Trek menuju lokasi curug terbilang terjal dan berat karena harus menelusuri jalan setapak, menyeberangi sungai, naik turun bukit dan melewati semak belukar. 

Pokoknya perjalanannya akan memacu adrenalin para petualang sejati.

Perjuangan Anda untuk mencapai tempat wisata di Karawang ini tidak akan sia-sia. Di sepanjang perjalanan Anda akan disugui panorama yang amat indah, apalagi bila telah tiba di lokasi. Anda akan disambut oleh pemandangan alami yang menakjubkan.
Karawang - Berbicara obyek wisata curug di Karawang memang tidak pernah ada habisnya. Kabupaten Karawang menyimpan banyak air terjun yang mempesona, sehingga sayang bila dilewatkan begitu saja saat Anda berkunjung ke kotanya.

Curug yang menarik untuk dijelajahi di Karawang berikutnya adalah Curug Cipanundaan yang terletak di Desa Kutamaneh, Kecamatan Tegal Waru, Kabupaten Karawang. 

Lokasi Curug Cipanundaan ini cukup berdekatan dengan Curug Cikarapyak. Perjalanan menuju lokasi wisata alam ini cukup menantang dan memacu adrenalin.

Namun pengorbanan Anda akan terbayar lunas oleh pemandangan yang disuguhkannya.
Banyumas - Komunitas-komunitas penghobi seperti komunitas american jeep yang tengah melakukan kegiatan tour, merupakan media yang efektif dalam membantu mempromosikan suatu destinasi wisata. 

Sebab, mereka pasti akan menceritakan destinasi-destinasi wisata yang menarik kepada sesama anggota komunitas, maupun ke komunitas yang lain.

"Anda datang ke Baturaden hari ini, hari lain nanti ke tempat yang lain yang mungkin sama-sama objek wisata. Secara sadar, sengaja atau tidak ini juga mendorong pariwisata," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko Msi saat menjadi Inspektur upacara pembukaan Jambore Wijayakusuma American Jeep 2016 di Bumi Perkemahan Baturaden, Sabtu (12/11).

Menurut Heru komunitas-komunitas tersebut biasanya memiliki banyak anggota yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Sehingga, pasti akan saling menceritakan destinasi wisata yang pernah mereka kunjungi. Tak menutup kemungkinan, anggota satu komunitas bercerita ke komunitas lain, bahkan sampai ke mancanegara.

"Pariwisata diyakini menjadi salah satu industri yang ramah lingkungan, yang menjanjikan, yang bisa meningkat ekonomi masyarakat kita," ujarnya.

Mantan Bupati Purbalingga ini sangat mengapresiasi kegiatan jambore tersebut dan berharap para peserta dapat lebih lama menikmati keindahan hutan Baturaden yang tergolong masih asri. Mereka juga diminta menikmati masakan dan makanan khas dari Kabupaten Banyumas, karena Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan kulinernya.

"Alangkah indahnya kalau dari satu kota ke kota yang lain, dari satu daerah ke daerah lain kita bisa menikmati makanan-makanan khas, kuliner khas yang disajikan karena Indonesia juga terkenal dengan kekayaan budayanya termasuk budaya makan dan kulinernya," tuturnya.

Melalui jambore ini, Heru berharap akan muncul inspirasi dari para generasi muda yang memiliki inovasi untuk membuat komunitas, yang mencintai produk dalam negeri.

"Saya inginnya itu, suatu saat nanti kita tidak hanya menyukai mengendarai mobil-mobil buatan Amerika, Eropa, bahkan Jepang. Tapi kita suatu saat akan bangga ketika mengendarai mobil buatan Indonesia yang terinspirasi dari kegiatan seperti Anda ini," harapnya.

Jambore Wijayakusuma American Jeep 2016 ini selain ajang silaturrahim sesama penyuka mobil Jeep, juga sebagai peringatan Hari Pahlawan ke-71. Jambore ini diikuti 256 unit jeep dengan 1.000 peserta dari berbagai kalangan masyarakat dan komunitas/club dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Palembang, Padang, Sulawesi, Yogyakarta, Banten, Medan, bahkan Timika.
Karawang - Bila Anda penggemar tempat wisata alam, maka Curug Cigentis patut dicoba. Tempat wisata di Karawang ini menawarkan pemandangan air terjun yang sangat indah dan lagi-lagi menjadi Niagara-nya kabupaten Karawang.

Curug Cigentis terletak di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. 

Curug Cigentis berada di ketinggian 1.000 mdpl dengan ketinggian air terjun mencapai 25 meter.
Karawang - Lokasi Curug Bandung Karawang berada sekitar 42 km dari pusat kota, tepatnya terletak di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Curug Bandung memiliki 7 air terjun yang sangat menakjubkan. Tempat wisata di Karawang yang satu ini termasuk destinasi populer yang selalu diburu pengunjung saat akhir pekan atau musim liburan.

Keindahan Curug Bandung Karawang memang tidak terbantahkan, air yang jernih mengalir deras membentuk pemandangan yang sangat indah. Bisa dibilang tempat wisata alam ini sebagai Niagara-nya Kabupaten Karawang.

Letak Curug Bandung ini agak tersembunyi dan sulit dijangkau. Untuk mencapainya kita harus berjalan kaki sejauh 3 km. Namun Anda tidak perlu khawatir karena di sepanjang perjalanan Anda akan disuguhkan pemandangan yang mempesona.
Karawang - Keindahan alam yang disuguhkan Danau Kalimati sangat bertolak belakang dengan namanya yang menyeramkan. 

Danau Kalimati berlokasi di Desa Walahar, Kecamatan Klari, berjarak sekitar 11 km dari pusat kota Karawang.

Tempat wisata di Karawang ini menawarkan pemandangan yang sangat indah, cocok bagi Anda yang gemar berwisata ke tempat yang masih alami namun kurang suka berjalan terlalu jauh.

Bagi Anda yang gemar berburu kuliner lezat, di bagian depan Danau Kalimati terdapat warung-warung makan yang menawarkan kuliner dan aneka jajanan. Salah satu kuliner lezat yang bisa Anda nikmati adalah sate maranggi.
Karawang - Situ merupakan nama lain dari danau. Situ Kamojang terletak di Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Obyek wisata alam ini berada di kawasan hutan konservasi yang sering dijadikan lokasi shyuting.

Selain menikmati keindahan alamnya, kegiatan wisata yang bisa Anda lakukan di obyek wisata yang satu ini adalah mencoba aneka wahana permainan dan mencicipi kuliner lezat di warung-warung makan yang berlokasi tidak jauh dari Situ Kamojang.

Bila Anda ingin berlama-lama liburan di kawasan Situ Kamojang, Anda bisa bermalam atau menginap di hotel berbintang yang juga sudah tersedia di sekitar Situ Kamojang.
Karawang bisa dibilang surganya tempat wisata alam di Jawa Barat. Tempat wisata di Karawang terbilang lengkap, mulai dari air terjun, pantai, danau hingga tempat rekreasi tersedia di kota ini.

Salah satu wisata danau eksotis yang menarik untuk dikunjungi saat Anda berwisata ke Karawang adalah Danau Cipule. Lokasi Danau Cipule terletak di Desa Walahar, Kecamatan Ciampel. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya sekitar 11 kilometer saja.

Tempat wisata di Karawang ini pernah digunakan sebagai tempat Lomba Dayung PORPROV X JABAR dan  Lomba Dayung YUNIOR ASEAN pada tahun 2006 dan Menjadi Venue Cabor Dayung  PON XVI Jabar.
Karawang- Pantai Tanjung Baru terletak di antara semenanjung Kabupaten Karawang dan Subang, tepatnya berlokasi di Kecamatan Cilamaya atau berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kota Karawang.

Tempat wisata di Karawang ini menyajikan panorama yang indah dipandang mata.
Pantai Tanjung Baru memiliki pasir putih yang menghampar luas, air laut jernih kebiru-biruan serta bebatuan yang berdiri kokoh di tengah laut.

Pantai di Karawang yang satu ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti warung-warung makan dan tempat penginapan yang menawarkan kamar ber-AC dengan harga variatif.
Karawang - Pantai Tanjung Pakis terletak di Kecamatan Pakisjaya, Karawang. Berjarak sekitar 70 km dari pusat kota. 

Di akhir pekan atau musim liburan, tempat wisata di Karawang yang satu ini selalu dipadati pengunjung.

Pantai Tanjung Pakis merupakan objek wisata pantai di Karawang yang cocok untuk tempat berenang. Pasirnya putih bersih, air laut jernih dan ombak laut relatif lebih tenang.
Karawang - Pantai Samudera Baru terletak di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Tempat wisata di Karawang ini relatif lebih dekat dari pusat kota, yakni berjarak sekitar 30 km. 

Pantai Samudera Baru merupakan destinasi pantai di Karawang yang selalu ramai pengunjung.

Kegiatan wisata menarik di pantai ini adalah berenang dan bermain pasir. Ombak di Pantai Samudera Baru cukup tenang dan bersahabat, namun begitu Anda harus tetap berhati-hati dan selalu mendampingi anak-anak saat berenang.

Sumut - Bukit Lawang, merupakan tempat wisata di Sumatra Utara yang memiliki panorama alam yang sangat indah dan eksotis. Wisata alam ini berada di Kecamatan Baharok, Kabupaten Langkat. Bukit Lawang langsung berbatasan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, yang memiliki lahan yang sangat luas, sampai membentang ke provinsi Aceh.

Tempat ini menjadi Konservasi Alam dan Penangkaran Orangutan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Di kawasan tempat wisata ini, Anda akan melihat keindahan sungai Baharok, yang mengalir deras melewati Bukit Lawang.

Tempat wisata ini terkenal dan populer, karena adanya penangkaran orangutan dan konservasi alam yang sangat indah. Bukan hanya itu, di sini Anda juga bisa menikmati rafting maupun melihat gua-gua yang sangat unik. Gua yang berada di sekitar Bukit Lawang ini terbentuk melalui proses alam.

Aceh - Ternyata, Aceh menyimpan banyak tempat wisata yang memiliki panorama alam yang sangat indah dan eksotis. Salah satunya adalah Air Terjun Blang Kolam. Air terjun ini merupakan tempat wisata yang cocok bagi Anda yang ingin menghilangkan kepenatan dari rutinitas sehari-hari, maupun yang bosan dengan suasana perkotaan.

Air Terjun Blang Kolam merupakan surga tersembunyi yang berada di Desa Sidomulyo, Kabupaten Aceh Utara. Air terjun ini menjadi destinasi paling sering dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena selain kita bisa menikmati keindahan dan kesejukannya, lokasinya juga sangat dekat dengan ibukota Aceh, hanya memerlukan waktu 30 menit jika tidak macet.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 75 meter. Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan yang rimbun dan suasana alam yang sangat sejuk. Bukan hanya itu saja, air terjun Blang Kolam juga memiliki dua aliran air terjun, sehingga membuat air terjun ini menjadi lebih eksotis dan diminati banyak wisatawan.

Lampung - Kali ini kami bakal mengajak traveler semua untuk mengulik tempat wisata yang keren di kabupaten Pesisir Barat. Sebelumnya mari berkenalan dulu dengan daerah ini.

Kabupaten Pesisir Barat sebenarnya bukan daerah yang asing sebagai tujuan wisata. Sebelumnya, daerah ini adalah bagian dari wilayah kabupaten Lampung Barat. Pesisir Barat secara resmi menjadi kabupaten sendiri pada tanggal 25 Oktober 2012.

Dengan kata lain, daerah di provinsi Lampung ini baru genap berusia 4 tahun pada Oktober mendatang. Pun demikian tempat wisata yang ada di wilayahnya bukanlah tempat baru, sebab traveler pasti sudah mengenalnya sebagai bagian dari objek wisata di Lampung Barat. Berikut kami rangkum beberapa tempat wisata di kabupaten Pesisir Barat.

Bali - Anda tahu bukan dengan taman festival? Taman festival itu adalah taman tempat bermain. Taman Festival Bali ini dulunya sangat mewah dan megah. Terdapat sarana rekreasi yang sangat lengkap dan ada juga permainan simulasi yang menegangkan.

Selain itu, tempat ini juga digunakan sebagai pertunjukan teater 3D dan laser pada malam hari, melihat fenomena gunung meletus secara berkala, dan juga terdapat kolam buaya sebagai tempat penangkaran buaya di sana. Masih ada hal-hal unik lainnya, ada banyak satwa yang dilindungi di taman festival ini. Tapi itu dulu, lain dengan sekarang.

Dulu taman festival ini nampak mewah dan megah, sekarang hanya tersisa rangka-rangka bangunan tua bekas kebakaran. Bahkan, banyak orang yang menyebut tempat ini sebagai rumah hantu. Saya rasa ini ada benarnya, saya sempat ke sana untuk melihat-lihat. Saat saya masuk ke dalam tempatnya seram.