NASIONAL
REGIONAL
‹
›
POLHUKAM
OLAHRAGA
PRESPEKTIF
EKONOMI
![]() |
| Para pegiat gerakan #BringBackOurGirls, "kembalikan anak-anak perempuan kami, melakukan unjuk |
JAKARTA, NR - Sekarang para pembom bunuh diri perempuan di Nigeria membawa bayi untuk menghindari deteksi dan kecurigaan saat melancarkan serangan mereka, pihak berwenang memperingatkan.
Serangan di kota Madagali pada 13 Januari menunjukkan dua perempuan meledakkan perangkat bom mereka, menewaskan empat orang, juga mereka sendiri dan dua orang bayi.
Mereka berhasil melewati pos pemeriksaan warga, dan dikira warga sipil biasa karena mereka membawa bayi.
Pelaku bom bunuh diri perempuan telah beraksi sebelumnya, namun para pejabat mengatakan penggunaan bayi bisa mengisyaratkan 'tren yang berbahaya.'Boko Haram 'makin sering' gunakan anak untuk mengebom, dua bocah perempuan dijadikan bom manusia di Nigeria dan gadis Chibok yang dibebaskan berkumpul dengan keluarga pada Hari Natal
Kelompok pemberontak Boko Haram diduga melakukan serangan itu.
Empat perempuan melakukan serangan di Madagali yang terletak di Adamawa, negara bagian yang direbut kembali dari Boko Haram pada tahun 2015.
Dua orang dicegat di sebuah pos pemeriksaan keamanan, dan meledakkan perangkat bom mereka, kata para pejabat.
Namun dua perempuan yang membawa bayi, lolos dan meledakkan bom mereka sesudah melewati pos pemeriksaan keamanan.
Boko Haram dikenal sering menggunakan perempuan, termasuk gadis-gadis muda, sebagai pelaku bom bunuh diri.
Pemerintah Nigeria memerangi kelompok itu melalui berbagai serangan besar-besaran untuk merebut kembali banyak wilayah yang dikuasai Boko Haram.
Namun para pemberontak meningkatkan serangan bom bunuh diri sebagai balasannya.
Pada awal Desember, dua penyerang bom bunuh diri perempuan menewaskan sedikitnya 45 orang di kota itu juga, setelah mereka meledakkan bom mereka di sebuah pasar yang ramai. Setahun sebelumnya, serangan serupa menewaskan 25 orang. Putra H, Sumber:BBC Indonesia
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Presiden AS terpilih Donald Trump |
JAKARTA, NR - Presiden AS terpilih Donald Trump mengatakan bahwa rangkaian teror yang mengguncang Eropa pada Seninm, (19/1/2017), lalu, merupakan bukti gagasannya untuk melarang Muslim masuk ke Amerika Serikat memang benar.
"Kalian tahu rencana saya. Akhirnya, saya terbukti benar, 100 persen tepat. Apa yang terjadi ini sangat tercela," ujar Trump ketika ditanya apakah akan meninjau kembali gagasan pelarangan Muslim masuk AS setelah rangkaian teror di Turki, Jerman, dan Swiss yang terjadi nyaris serentak.
Di Ankara, Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, ditembak mati oleh seorang petugas kepolisian yang sedang tak bertugas, Mevlut Mert Altintas, saat tengah menyampaikan sambutannya dalam sebuah pameran seni.
"Kalian tahu rencana saya. Akhirnya, saya terbukti benar, 100 persen tepat. Apa yang terjadi ini sangat tercela," ujar Trump ketika ditanya apakah akan meninjau kembali gagasan pelarangan Muslim masuk AS setelah rangkaian teror di Turki, Jerman, dan Swiss yang terjadi nyaris serentak.
Di Ankara, Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrei Karlov, ditembak mati oleh seorang petugas kepolisian yang sedang tak bertugas, Mevlut Mert Altintas, saat tengah menyampaikan sambutannya dalam sebuah pameran seni.
Sementara itu, Jerman gempar ketika sebuah truk menabraki kerumunan pengunjung di sebuah pasar yang menyediakan keperluan Natal di Berlin. Setidaknya 12 orang tewas dalam insiden yang diklaim oleh ISIS ini.
Tak berapa lama, muncul laporan penembakan secara membabi buta di sebuah masjid di Zurich, Swiss. Akibat insiden ini, tiga orang yang sedang beribadah di masjid tersebut terluka.
Diberitakan Reuters, setelah rangkaian serangan tersebut, Trump sempat merilis pernyataan yang berisi bahwa militan ISIS dan ekstremis Islam lainnya "terus membantai umat Kristen di lingkungannya dan tempat-tempat ibadah sebagai bagian dari aksi jihad global."
Namun ketika ditanya mengenai pernyataannya tersebut, Trump kemudian memperhalus nada bicaranya dan berkata, "Ini merupakan serangan terhadap kemanusiaan dan ini harus dihentikan."
Sejak masa kampanye, kerap mengkritik pemerintahan Barack Obama yang dianggap terlalu menyepelekan ancaman dari imigran, terutama Islam. Menurut Trump, imigran yang datang dari negara-negara konflik dapat disusupi teroris.
Ia pun sempat melontarkan gagasan melarang semua imigran Muslim masuk negaranya, meskipun belakangan, ia melunak dengan mengatakan harus ada pengawasan ketat bagi pengungsi yang ingin ke AS.
Trump kerap dikritik atas pernyataan-pernyataan kontroversialnya mengenai Muslim. Menurut banyak pejabat, pernyataan Trump tersebut justru dapat menimbulkan sentimen anti-Barat di tengah umat Muslim yang justru lebih berbahaya. Antara
Tak berapa lama, muncul laporan penembakan secara membabi buta di sebuah masjid di Zurich, Swiss. Akibat insiden ini, tiga orang yang sedang beribadah di masjid tersebut terluka.
Diberitakan Reuters, setelah rangkaian serangan tersebut, Trump sempat merilis pernyataan yang berisi bahwa militan ISIS dan ekstremis Islam lainnya "terus membantai umat Kristen di lingkungannya dan tempat-tempat ibadah sebagai bagian dari aksi jihad global."
Namun ketika ditanya mengenai pernyataannya tersebut, Trump kemudian memperhalus nada bicaranya dan berkata, "Ini merupakan serangan terhadap kemanusiaan dan ini harus dihentikan."
Sejak masa kampanye, kerap mengkritik pemerintahan Barack Obama yang dianggap terlalu menyepelekan ancaman dari imigran, terutama Islam. Menurut Trump, imigran yang datang dari negara-negara konflik dapat disusupi teroris.
Ia pun sempat melontarkan gagasan melarang semua imigran Muslim masuk negaranya, meskipun belakangan, ia melunak dengan mengatakan harus ada pengawasan ketat bagi pengungsi yang ingin ke AS.
Trump kerap dikritik atas pernyataan-pernyataan kontroversialnya mengenai Muslim. Menurut banyak pejabat, pernyataan Trump tersebut justru dapat menimbulkan sentimen anti-Barat di tengah umat Muslim yang justru lebih berbahaya. Antara
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
Presiden terpilih Donald Trump (kiri) dan Presiden China Xi Jinping (kanan. (Reuters) |
JAKARTA, NR - China memperingatkan Amerika Serikat bahwa kebijakan Satu China adalah hal yang tak bisa ditawar-tawar lagi.
Pernyataan keras China ini disampaikan setelah Donald Trump menyatakan bahwa dia tidak bisa menganggap sepi prinsip-prinsip demokrasi yang lama dipraktikkan Taiwan dan juga hubungan erat AS-Taiwan selama ini.
"Kebijakan Satu China adalah bukan hal untuk dirundingkan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang seperti dikutip AFP.
"Hanya ada satu China di dunia, Taiwan adalah wilayah China yang mengasingkan diri, dan pemerintah Republik Rakyat China adalah satu-satunya pemerintahan yang sah mewakili China," sambung dia.
Trump mengancam akan bersikap keras terhadap apa yang disebutnya praktik perdagangan tidak adil yang dijalankan China. Dia juga menyatakan kebijakan Satu China bisa menjadi alat tawar menawar.
"Segalanya ada di bawah negosiasi, termasuk (kebijakan) Satu China," kata Trump kepada Wall Street Journal.
Trump sudah sejak awal telah membuat marah China ketika menerima panggilan telepon dari Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen setelah menang Pemilu.
"Kami mendesak pihak-pihak terkait di Amerika Serikat untuk menyadari kesangatsensitifan masalah Taiwan dan menghormati komitmen yang telah dibuat pemerintah-pemerintah Amerika sebelumnya serta mencegah rusaknya perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan stabil," sambung Lu Kang.
China pertama kali mengingatkan Trump mengenai masalah Satu China Desember tahun lalu setelah pengusaha miliarder itu pernah berkata bahwa dia tidak melihat alasan mengapa Washington mesti terikat kepada kebijakan Satu China "sampai kita membuat kesepakatan dengan China untuk melakukan hal-hal lain, termasuk dalam perdagangan".
China bahkan siap mengambil tindakan bermusuhan kepada AS jika Trump membuktikan ancamannya.
Sebaliknya Trump membela keputusannya menerima telepon Presiden Taiwan bulan lalu.
"Kami menjual perangkat militer senilai 2 miliar dolar AS kepada mereka (Taiwan) tahun lalu. Kami boleh menjual peralatan militer terbaru dan tercanggih senilai 2 miliar dolar AS kepada mereka, tapi kita tidak diperboleh menerima telepon mereka (Taiwan)," kata Trump seperti dikutip AFP. Antara
Pernyataan keras China ini disampaikan setelah Donald Trump menyatakan bahwa dia tidak bisa menganggap sepi prinsip-prinsip demokrasi yang lama dipraktikkan Taiwan dan juga hubungan erat AS-Taiwan selama ini.
"Kebijakan Satu China adalah bukan hal untuk dirundingkan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang seperti dikutip AFP.
"Hanya ada satu China di dunia, Taiwan adalah wilayah China yang mengasingkan diri, dan pemerintah Republik Rakyat China adalah satu-satunya pemerintahan yang sah mewakili China," sambung dia.
Trump mengancam akan bersikap keras terhadap apa yang disebutnya praktik perdagangan tidak adil yang dijalankan China. Dia juga menyatakan kebijakan Satu China bisa menjadi alat tawar menawar.
"Segalanya ada di bawah negosiasi, termasuk (kebijakan) Satu China," kata Trump kepada Wall Street Journal.
Trump sudah sejak awal telah membuat marah China ketika menerima panggilan telepon dari Presiden Taiwan Tsai Ing-Wen setelah menang Pemilu.
"Kami mendesak pihak-pihak terkait di Amerika Serikat untuk menyadari kesangatsensitifan masalah Taiwan dan menghormati komitmen yang telah dibuat pemerintah-pemerintah Amerika sebelumnya serta mencegah rusaknya perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan stabil," sambung Lu Kang.
China pertama kali mengingatkan Trump mengenai masalah Satu China Desember tahun lalu setelah pengusaha miliarder itu pernah berkata bahwa dia tidak melihat alasan mengapa Washington mesti terikat kepada kebijakan Satu China "sampai kita membuat kesepakatan dengan China untuk melakukan hal-hal lain, termasuk dalam perdagangan".
China bahkan siap mengambil tindakan bermusuhan kepada AS jika Trump membuktikan ancamannya.
Sebaliknya Trump membela keputusannya menerima telepon Presiden Taiwan bulan lalu.
"Kami menjual perangkat militer senilai 2 miliar dolar AS kepada mereka (Taiwan) tahun lalu. Kami boleh menjual peralatan militer terbaru dan tercanggih senilai 2 miliar dolar AS kepada mereka, tapi kita tidak diperboleh menerima telepon mereka (Taiwan)," kata Trump seperti dikutip AFP. Antara
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Presiden AS Donald Trump |
JAKARTA, NR - Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah para pemimpin yang menyambut kemunculan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat yang ke-45. Mereka menganggap Trump lebih pragmatis dan membawa kepentingan bersama, ketimbang abai pada nilai-nilai Barat.
Sebaliknya, beberapa negara menatap pelantikan Donald Trump sebagai hal mengerikan. Dan berikut tujuh di antara beberapa negara yang was-wasa melihat pelantikan Trump, dikutip dari laman Time.
Meksiko
Trump sudah beberapa kali berkata buruk soal Meksiko, mulai dari akan membangun tembok di sepanjang perbatasan, mendeportasikan jutaan orang dan akan menerapkan kebijakan perdagangan yang keras. Seperti kepada China, Trump hanya sedikit ngomong yang baik-baik soal Meksiko, negeri yang menggantungkan 80 persennya ke AS dan sebaliknya 60 persen dari total impornya berasal dari AS. Retorika bermusuhan Trump kepada Meksiko bakal menaikkan popularitas calon presiden kelompok kiri Andres Manuel Lopez Obrador pada Pemilu mendatang. Jika dia terpilih menjadi presiden maka akan kian hebatlah percekcokan AS dan Meksiko.
Jepang
Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe punya kepentingan yang sama. Keduanya menginginkan Jepang memperkuat postur militernya agar bertanggung jawab atas keamanan nasionalnya sendiri. Seperti Trump, Abe menginginkan hubungan yang lebih baik dengan Rusia yang menjadi sumber energi yang luar biasa bagi Jepang. Abe juga ingin bersepakat dengan Moskow demi mendapatkan lagi kepulauan yang diduduki Uni Soviet pasca Perang Dunia II. Jika Trump terus memusuhi China, maka Jepang akan terjepit di antara dua mitra perdagangan terbesarnya. Hubungan yang juga tidak mulus dengan Korea Selatan, akan menambah dorongan Jepang untuk menjadi isolasionis.
Latvia, Estonia dan Lithuania
Tiga negara Baltik itu menyaksikan pelantikan Trump dengan gelisah. Salah satu alasan Vladimir Putin mengintervensi Ukraina adalah adanya perasaan hak untuk melindungi etnis Rusia di Ukraina. Dan Latvia serta Estonia memiliki persentase penduduk etnis Rusia yang lebih besar ketimbang Ukraina. Tapi, tidak seperti Ukraina, negara-negara Baltik adalah anggota NATO. Cuma, upaya Trump berbaik-baikan dengan Rusia dan menyebut NATO sudah usang, telah membuat Latvia dan Estonia kebat kebit. Sebagai antisipasi, Latvia dan Estonia berencana membentengi perbatasannya dengan Rusoa, sedangkan Lithuania akan memagari perbatasannya dengan Provinsi Kaliningrad, Rusia. Kawat berduri memang tidak akan mencegah invasi, namun akan sedikit menyulitkan manuver masuk tentara Rusia.
Jerman
KanselirAngela Merkel menyambut Trump dengan tawaran kerja sama yang didasarkan pada nilai bersama mengenai "demokrasi, kebebasan, menghormati aturan main dan martabat semua orang dengan tidak memandang latar belakang, warna kulit, keyakinan, gender, orientasi seksual atau pandangan politiknya." Dalam kata lain, Merkel akan bekerja sama dengan AS jika Trump membuang jauh-jauh janji kampanye dalam memperlakukan kamu muslim dan Meksiko. Merkel adalah orang yang memimpin Eropa mengutuk invasi Rusia ke Ukraina dan penerapan sanksi kepada Rusia. Kedekatan Trump dengan Putin akan merongrong Merkel dan sekaligus memperkuat pandangan sebagian kalangan Eropa yang berpandangan bahwa usaha menghukum Rusia adalah sama dengan bunuh diri.
Prancis
Di Prancis, keresahan bahkan sudah jauh masuk ke kehidupan sehari-hari. Kemenangan Trump telah menginspirasi kaum ultra kanan Front Nasional pada Pemilu tahun ini. Pemimpinnya, Marine Le Pen, sudah berjanji jika terpilih menjadi presiden akan mengeluarkan Prancis dari Uni Eropa. Lawan-lawan Le Pen khawatir Trump mendukung tokoh ultra kanan ini. Mereka juga khawatir Trump akan tutup mata jika Rusia mengintervensi Pemilu lewat siber demi menaikkan popularitas ultra kanan.Antara
Sebaliknya, beberapa negara menatap pelantikan Donald Trump sebagai hal mengerikan. Dan berikut tujuh di antara beberapa negara yang was-wasa melihat pelantikan Trump, dikutip dari laman Time.
Meksiko
Trump sudah beberapa kali berkata buruk soal Meksiko, mulai dari akan membangun tembok di sepanjang perbatasan, mendeportasikan jutaan orang dan akan menerapkan kebijakan perdagangan yang keras. Seperti kepada China, Trump hanya sedikit ngomong yang baik-baik soal Meksiko, negeri yang menggantungkan 80 persennya ke AS dan sebaliknya 60 persen dari total impornya berasal dari AS. Retorika bermusuhan Trump kepada Meksiko bakal menaikkan popularitas calon presiden kelompok kiri Andres Manuel Lopez Obrador pada Pemilu mendatang. Jika dia terpilih menjadi presiden maka akan kian hebatlah percekcokan AS dan Meksiko.
Jepang
Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe punya kepentingan yang sama. Keduanya menginginkan Jepang memperkuat postur militernya agar bertanggung jawab atas keamanan nasionalnya sendiri. Seperti Trump, Abe menginginkan hubungan yang lebih baik dengan Rusia yang menjadi sumber energi yang luar biasa bagi Jepang. Abe juga ingin bersepakat dengan Moskow demi mendapatkan lagi kepulauan yang diduduki Uni Soviet pasca Perang Dunia II. Jika Trump terus memusuhi China, maka Jepang akan terjepit di antara dua mitra perdagangan terbesarnya. Hubungan yang juga tidak mulus dengan Korea Selatan, akan menambah dorongan Jepang untuk menjadi isolasionis.
Latvia, Estonia dan Lithuania
Tiga negara Baltik itu menyaksikan pelantikan Trump dengan gelisah. Salah satu alasan Vladimir Putin mengintervensi Ukraina adalah adanya perasaan hak untuk melindungi etnis Rusia di Ukraina. Dan Latvia serta Estonia memiliki persentase penduduk etnis Rusia yang lebih besar ketimbang Ukraina. Tapi, tidak seperti Ukraina, negara-negara Baltik adalah anggota NATO. Cuma, upaya Trump berbaik-baikan dengan Rusia dan menyebut NATO sudah usang, telah membuat Latvia dan Estonia kebat kebit. Sebagai antisipasi, Latvia dan Estonia berencana membentengi perbatasannya dengan Rusoa, sedangkan Lithuania akan memagari perbatasannya dengan Provinsi Kaliningrad, Rusia. Kawat berduri memang tidak akan mencegah invasi, namun akan sedikit menyulitkan manuver masuk tentara Rusia.
Jerman
KanselirAngela Merkel menyambut Trump dengan tawaran kerja sama yang didasarkan pada nilai bersama mengenai "demokrasi, kebebasan, menghormati aturan main dan martabat semua orang dengan tidak memandang latar belakang, warna kulit, keyakinan, gender, orientasi seksual atau pandangan politiknya." Dalam kata lain, Merkel akan bekerja sama dengan AS jika Trump membuang jauh-jauh janji kampanye dalam memperlakukan kamu muslim dan Meksiko. Merkel adalah orang yang memimpin Eropa mengutuk invasi Rusia ke Ukraina dan penerapan sanksi kepada Rusia. Kedekatan Trump dengan Putin akan merongrong Merkel dan sekaligus memperkuat pandangan sebagian kalangan Eropa yang berpandangan bahwa usaha menghukum Rusia adalah sama dengan bunuh diri.
Prancis
Di Prancis, keresahan bahkan sudah jauh masuk ke kehidupan sehari-hari. Kemenangan Trump telah menginspirasi kaum ultra kanan Front Nasional pada Pemilu tahun ini. Pemimpinnya, Marine Le Pen, sudah berjanji jika terpilih menjadi presiden akan mengeluarkan Prancis dari Uni Eropa. Lawan-lawan Le Pen khawatir Trump mendukung tokoh ultra kanan ini. Mereka juga khawatir Trump akan tutup mata jika Rusia mengintervensi Pemilu lewat siber demi menaikkan popularitas ultra kanan.Antara
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Tempat bekerja enam TKA asal Tiongkok.(dok.PR.com) |
KABUPATEN BEKASI - Kantor Imigrasi Kelas II Bekas mendeportasi sebanyak 6 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok pada Rabu,(18/1/2017). WNA tersebut dikembalikan ke negara asalnya karean tidak memiliki dokumen yang sah. Sebelumnya, mereka ditangkap setelah bekerja sebagai buruh kasar di Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi.
Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Harry Lesmana, WNA tersebut terbukti tidak memiliki dokumen yang sah masuk ke Indonesia. “Karena itu, mereka kami deportasi ke negara asalnya di Tiongkok,” katanaya.
Keenam TKA ilegal ini dideportasi setelah sebelumnya ditahan sepekan di Kantor Imigrasi. Rencananya, mereka akan diterbangkan melalui Bandara Soekarno-Hatta, Kamis,(19/1/2017), dini hari.
Keenam TKA ini diketahui bekerja sebagai kuli di PT Batawang Indonesia berlokasi di Jalan Serang-Cibarusah, Kecamatan Serang Baru. Harry menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus keberadaan TKA ilegal ini. Soalnya, kata dia, sejauh ini baru ada tiga sponsor atau penjamin yang bertanggung jawab atas keberadaan mereka ketika bekerja di pabrik produksi bata tersebut.
“Kami masih mendalami sponsor lainnya yang bertanggung jawab atas mereka.termasuk bertanggung jawab dalam biaya kepulangan mereka. Tapi, lantaran sponsor belum ditemukan, biaya kepulangan ditanggung oleh salah satu TKA yang dideportasi. Sementara sponsor yang ada ini mengaku namanya dicatut oleh biro jasa, ini yang kami selidiki,” jelasnya.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi, Sutrisno, menambahkan sebenarnya ada 9 TKA ilegal yang ditangkap saat bekerja sebagai kuli di pabrik bata tersebut. Namun, tiga TKA lainnya masih menunggu proses deportasi tahap kedua. ”Mereka melakukan pelanggaran izin keimigrasian,” ucapnya.
Salah satu pelanggaran izin yang dilakukan mereka, kata Sutrisno, salah satunya terdapat dalam dokumen perizinan bekerja. Dalam dokumen tersebut, mereka mencatumkan diri sebagai direktur. Tapi pada kenyataannya, diketahui mereka bekerja sebagai buruh kasar.
Selain itu, kata Sutrisno, dari hasil penelusuran Imigrasi, biro jasa serta sponsor yang digunakan perusahaan pemberi kerja dikertahui tidak berizin. Mereka mengurus perizinan di luar kantor imigrasi.
“Kami telusuri dan cek kebenarannya rupanya tidak ada izin. Dokumennya pun yang diurus tidak sesuai,” ujar dia.
Seperti dilansir PR.com Sutrisno mengungkapkan, jumlah TKA di Kabupaten Bekasi terbilang tinggi, terlebih di kawasan industri. Berdasarkan data Imigrasi, terdapat 5.168 WNA yang mengurus kartu izin tinggal sementara dan tetap di Bekasi. Dari jumlah tersebut, mayoritas berasal dari Korea Selatan sebanyak 1.854 orang, Jepang 1.706 orang, dan Tiongkok 567 orang, India 291 orang dan Malaysia 162 orang. Red
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Effendi menegaskan, terkait tertangkapnya TKA asal Tiongkok tersebut, pihaknya sudah mengambil langkah pengawasan ketat, di antaranya terkait izin tinggal.
Sebenarnya, kata dia, sebelum diterbitkan kartu izin tinggal terbatas, pihak perusahaan yang ingin memperkerjakan tenaga asing harus memperoleh izin memperkerjakan orang asing dari Kementrian Tenaga Kerja, kemudian izin tersebut menjadi dasar memohon visa di Kantor Imigrasi.
”Setelah visa keluar, baru diterbitkan Kitas sesuai dengan permohonannya. Namun memang dengan adanya TKA yang ilegal, kami terus lakukan pengawasan dan menggali kembali TKA yang tidak berizin di Kabupaten Bekasi. Ini pun sudah dikoordinasikan dengan imigrasi,” katanya
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Bumbu, penyedap dan saus palsu di Cina.(dok.Tempo.co) |
Langkah ini diambil setelah Beijing News dalam laporannya 'menemukan bahan-bahan palsu yang dipakai untuk memproduksi penyebab dan saus'.
Badan pengawasan obat dan makanan Cina pada Senin, (16/01/2017), malam, mengatakan telah mengirim tim untuk melakukan penyelidikan di Tianjin.
Pabrik-pabrik ini diduga menggunakan bahan yang mestinya tidak dikonsumsi manusia, seperti garam industri, yang oleh pabrik-pabrik tersebut dipakai untuk membuat kecap dan cuka.
Temuan makanan berbahaya, termasuk usus ayam di Indonesia, peringatan atas daging babi yang diklaim daging sapi di Swedia, dan apa memang masih ada makanan yang aman dikonsumsi?
Pabrik-pabrik yang membuat bumbu palsu biasanya beroperasi di wilayah permukiman. Diperkirakan praktik ini telah berlangsung selama lebih dari 10 tahun di kota Duliu dengan nilai produksi sekitar US14,5 juta per tahun.
Seperti dilansir Beijing News, produk penyedap ini kemudian diberi merek terkenal antara lain: Maggi, Knorr dan Nestle, kata
Pusat produksi bumbu palsu ini terungkap berkat laporan seorang sumber yang 'mengetahui ativitas di sejumlah pabrik' kepada polisi setempat.
Bukan yang pertama
Polisi dan wartawan sudah mengunjungi pabrik-pabrik ini, dan dari rekaman video terlihat karyawan mengepak bumbu dan penyedap di gubuk-gubuk kotor dengan peralatan apa adanya seperti tong dan pipa plastik.
Badan pengawasan obat dan makanan Cina mengatakan satu tim khusus telah dibentuk untuk menangani kasus ini.
Dua merek Cina, Totole dan Donggu juga dipalsukan oleh pabrik di dekat Tiajin dan mengatakan mereka melakukan penyelidikan sendiri, selain membantu investigasi pihak berwenang.
Bumbu penyedap banyak dipakai di masakan Cina dan Asia.
Cina diguncang skandal makanan dalam beberapa tahun belakangan, termasuk kasus susu bubuk terkontaminasi yang menyebabkan enam bayi meninggal dunia dan lebih dari 300.000 balita jatuh sakit pada 2008.
Pada 2014, Shanghai Husi Food Company -pemasok daging untuk jaringan McDonalds dan KFC in China- diketahui mengepak ulang daging lama.
Bulan lalu media di Cina melaporkan bahwa pemasok-pemasok makanan di Shanxi, Cina barat laut, menyiram jamur-jamur dengan bahan kimia berbahaya agar terlihat lebih putih dan segar. BBC Indonesia.com
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Ilustrasi |
JAKARTA, NR - Israel dilaporkan tak hiraukan PBB dan akan mempercepat rencana pembangunan ribuan pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan Yerusalem Timur yang telah dikecam oleh resolusi PBB yang diloloskan Dewan Keamanan Jumat (23/12).
Kantor berita AFP mengutip Ir Amim, organisasi yang mengawasi pembangunan pemukiman di wilayah itu, yang mengatakan bahwa komite prencanaan Yerusalem akan membahas penerbitan izin untuk 618 unit bangunan di Yerusalem Timur, terutama di bagian timur wilayah pendudukan Israel di Palestina.
Wakil Wali Kota Yerusalem Meir Turjeman yang juga kepala komite tersebut dikabarkan telah mengeluarkan pernyataan terkait percepatan rencana membangun sekitar 5.600 unit lain.
Pada Selasa (27/12), Turjeman bahkan mengatakan pembicaraan terkait rencana pembangunan pemukiman akan terus berjalan tanpa menghiraukan resolusi yang diloloskan oleh DK PBB itu. Izin pembangunan ratusan unit pemukiman telah dikeluarkan sebelum resolusi PBB.
"Kami akan membicarakan semua masalah yang ada dengan serius," ujarnya kepada AFP.
Di laman Facebook, dia mengatakan: "Saya tidak khawatir dengan PBB ataupun pihak lain yang mencoba mendikte langkah kami di Yerusalem," seperti dikutip AFP.
"Saya harap pemerintah Israel dan pemerintah baru Amerika Serikat akan memberi kami momentum untuk melanjutkan program ini dan mengganti kekurangan [unit pemukiman] yang muncul dalam delapan tahun pemerintah Barack Obama," ujar Turjeman terkait pembangunan pemukiman Yahudi.
Israel menduduki wilayah Yerusalem timur dan Tepi Barat sejak 1967. Pencaplokan wilayah Yerusalem oleh Tel Aviv ini tidak pernah diakui komunitas internasional. Pemerintah Obama selama ini merasa frustasi dengan pembangunan pemukiman Yahudi tersebut.
Sekitar 430 ribu pemukim Yahudi tinggal di Tepi Barat sementara 200 ribu warga Yahudi tinggal di Yerusalem timur yang dianggap oleh Palestina sebagai ibu kota masa depan negara itu.
Meskipun masalah pendudukan bukan satu-satunya pemicu mandeknya perjanjian damai antara Israel dan Palestina, Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyebut tindakan sepihak Israel ini tetap dapat mengganggu proses tersebut.
Akhir pekan lalu PBB mengesahkan resolusi yang mengecam permukiman Yahudi di wilayah Palestina. Resolusi itu menuntut Israel segera dan sepenuhnya menghentikan seluruh kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur.
Resolusi itu juga mengatakan, berdasarkan hukum internasional pembangunan permukiman Yahudi oleh Israel tidak memiliki dasar hukum
Dalam pemungutan suara ini resolusi PBB tersebut, AS sebagai sekutu terdekat Israel memilih untuk abstain dan tidak menggunakan hak vetonya untuk menggagalkan resolusi itu.
Keputusan AS ini membuat geram Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam Obama dan bersumpah tidak akan mematuhi resolusi PBB tersebut.
Netanyahu juga memerintahkan pembatasan hubungan sementara dengan 12 negara anggota Dewan Keamanan PBB yang menyetujui resolusi tersebut. Langkah ini telah dikonfirmasi oleh dua pejabat senior Israel.
Kepada CNN, sumber itu menyebutkan, Israel akan menangguhkan hubungan diplomatik dengan Inggris, Perancis, Rusia, China, Jepang, Ukraina, Angola, Mesir, Uruguay, Spanyol, Senegal dan Selandia Baru. Putra H, Sumber:CNN Indoensia.com
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Komplik di Yaman makin memanas |
YAMAN, NC - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan setidaknya 10.000 orang tewas di Yaman dalam konflik antara pemberontak Houthi dan Koalisi yang dipimpin Arab Saudi yang mendukung pemerintah.
Organisasi itu mengatakan korban tewas 'menggaris bawahi kebutuhan untuk menyelesaikan masalah' yang telah berlangsung selama lebih dari 21 bulan.
Sementara itu, seorang utusan PBB bertemu Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi, Senin (16/01/2017), di kota pelabuhan Yaman, Aden.
Konflik antara Houthi yang Syiah dan pemerintah meningkat sejak Maret 2015: Konflik Yaman puluhan tewas akibat serangan udara di penjara, bom bunuh diri tewaskan 48 tentara Yaman yang antrian gaji dan warga Yaman gelar unjuk rasa memprotes serangan di pemakaman
Pasukan yang dipimpin Saudi melakukan intervensi dalam upaya untuk mengembalikan pemerintahan terpilih.
Sejak itu, "Diperkirakan lebih dari 10.000 orang tewas dalam konflik ini dan hampir 40.000 orang menderita luka-luka," kata koordinator badan kemanusiaan PBB untuk Yaman, Jamie McGoldrick.
Dia juga menambahkan jutaan orang di negara itu yang tinggal di daerah yang terkena dampak langsung pertempuran, menghadapi kekurangan pangan.
"Ada tujuh juta orang yang tidak tahu dari mana makanan mereka berikutnya akan datang," kata McGoldrick. Yaitu, krisis Yaman, Oxfam kecam kesepakatan senjata Inggris dan Saudi,
Saudi akan selidiki serangan di pemakaman yang tewaskan 140 orang dan kapal perang diserang rudal, militer AS gempur Yaman
Utusan PBB, Ismail Ould Cheikh Ahmed, mengungkapkan harapannya untuk menghidupkan lagi proses perdamaian sesudah proposal terdahulu tentang pemerintahan persatuan, termasuk penarikan pasukan pemberontak dari ibukota dan kota-kota lain, ditolak oleh Presiden Hadi.
Ahmed akan menyampaikan laporannya kepada Dewan Keamanan PBB bulan ini. PBB menetapkan konflik di Yaman sebagai krisis kemanusiaan dunia yang terburuk. Pura H, Sumber:BBC Indonesia.com
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Presiden AS Donald Trump |
JAKARTA, NR -Salah satu rencana presiden terpilih AS, Donald Trump, memindahkan kantor kedutaan Amerika Serikat di Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem makin mendapatkan penentangan.
Wacana pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv mengemuka sejak beberapa bulan terakhir dan secara terbuka Trump mengatakan dirinya mendukung 100% sebagai salah satu bentuk komitmen hubungan baik antara Washington dan Israel.
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Marc Ayrault, menyebut rencana pemindahan kantor kedutaan ke Jerusalem sebagai 'provokasi' dan 'ancaman' terhadap upaya mewujudkan solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina.
Berbicara pada akhir pertemuan perdamaian Timur Tengah di Paris hari Minggu (15/01), Ayrault mendesak Presiden terpilih AS, Donald Trump, untuk tidak menerapkan rencana ini sebelum perundingan damai putaran baru disepakati.
Ia menegaskan bahwa pemindahan kedutaan AS ke Jerusalem 'akan memicu gelombang kekerasan baru' di Timur Tengah.
Konferensi mengenai Timur Tengah di ibu kota Prancis, Paris, ditutup dengan penegasan kembali komitmen masyarakat internasional terhadap solusi dua negara antara Israel dan Palestina.
Masyarakat internasional, termasuk AS, hanya mengakui Tel Aviv sebagai ibu kota Israel dan semua kantor kedutaan asing berada di kota ini.
Namun pemerintah Israel telah menyatakan kota Israel sebagai ibu kota mereka, yang mencakup Jerusalem Timur, yang ditetapkan Palestina sebagai ibu kota negara masa depan.
Status Jerusalem adalah salah salah masalah paling kompleks dan paling sensitif dari keseluruhan konflik antara Israel dan Palestina.
Dalam beberapa hari ini, wacana ini makin kuat setelah sumber di tim transisi Trump kepada satu stasiun televisi Israel mengatakan bahwa duta besar AS yang baru akan tinggal dan berkantor di Jerusalem, meski kantor di Tel Aviv akan tetap buka.
Sebelumnya, tim transisi Trump dikutip mengatakan pemindahan kantor kedutaan ke Jerusalem akan menjadi salah satu prioritas setelah Trump resmi dilantik sebagai presiden AS pada 20 Januari.
Dikatakan bahwa ini adalah jalan tengah untuk memuaskan kelompok kanan di Israel yang mendesak pemindahan kantor kedutaan AS ke Jerusalem dan mencegah kontroversi bagi yang menentang langka ini karena pada dasarnya AS 'tetap punya kantor kedutaan' di Tel Aviv.
Otomatis matikan proses perdamaian'
Hubungan Israel dan pemerintah Presiden Barack Obama beberapa kali 'mengalami gangguan' dan yang terbaru adalah ketika Washington abstain dari pemungutan suara di PBB yang organisadi dunia ini meloloskan resolusi yang mengecam pembangunan permukiman Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan, seperti di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.
Tindakan ini membuat PM Israel Benjamin Netanyahu 'marah besar' dan mengeluarkan 'peringatan pribadi' kepada dubes Amerika Serikat untuk Israel, Dan Saphiro.
Ini untuk pertama kalinya sejak 1979 PBB mengeluarkan resolusi yang isinya menegaskan bahwa pembangunan permukiman Yahudi di wilayah-wilayah pendudukan Tepi Barat dan Jerusalem Timur 'tak memiliki landasan hukum, jelas-jelas melanggar hukum internasional, dan menjadi kendala bagi solusi dua negara dalam kaitan menyelesaikan masalah Israel-Palestina'.
Pengganti Obama, Trump, sudah menegaskan akan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro-Israel.
Setelah PBB mengeluarkan resolusi, melalui Twitter, Trump 'meminta Israel agar tetap kuat menghadapi masalah ini' dan menyebut tanggal 20 Januari tak lama lagi, tanggal ia dilantik sebagai presiden. BBC Indonesai
HEADLINE - INTERNASIONAL
![]() |
| Ilustrasi Mariir Amerika Serikat |
JAKARTA, NR - Sekitar 300 marinir Amerika Serikat mendarat di Norwegia untuk ditugaskan selama enam bulan sejak Senin, (16/1/2017). Penempatan yang dilakukan pertama kalinya sejak Perang Dunia II ini di tengah hubungan yang memburuk dengan Rusia.
"Untuk empat bulan pertama mereka akan menjalani latihan dasar musim dingin, belajar bagaimana berski dan mempertahankan diri di lingkungan Arktik," kata Juru Bicara Pasukan Pembela Tanah Air, Rune Haarstad, kutip Reuters.
"Untuk empat bulan pertama mereka akan menjalani latihan dasar musim dingin, belajar bagaimana berski dan mempertahankan diri di lingkungan Arktik," kata Juru Bicara Pasukan Pembela Tanah Air, Rune Haarstad, kutip Reuters.
Sejumlah pejabat menampik penugasan ini terkait dengan kekhawatiran NATO akan Rusia. Namun, peristiwa tersebut bertepatan dengan pengerahan pasukan AS di Polandia untuk mengantisipasi gerakan Moskow.
Pasukan Amerika akan ditempatkan di sana selama satu tahun, di mana gelombang berikutnya bakal menggantikan kelompok yang baru saja mendarat ini setelah enam bulan.
"Ini tidak ada kaitannya dengan Rusia atau situasi terkini," kata Harstad. Maret nanti, para marinir akan mengikuti latihan bersama pasukan Inggris, ujarnya.
Kedutaan Besar Rusia di Oslo masih belum memberi tanggapan mengenai hal ini. Namun, Oktober lalu, operasi ini sempat dipertanyakan.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Norwegia juga mengatakan kedatangan Marinir AS ini tidak ada hubungannya dengan Rusia.
Walau demikian, dalam wawancara dengan Reuters pada 2014 silam, Menteri Pertahanan Ine Erikse Soereide mengatakan aneksasi Krimea menunjukkan negara tersebut mampu mengerahkan langkah militer untuk mencapai tujuan politik.Putra H, Sumber: CNN Indonesia.com
Pasukan Amerika akan ditempatkan di sana selama satu tahun, di mana gelombang berikutnya bakal menggantikan kelompok yang baru saja mendarat ini setelah enam bulan.
"Ini tidak ada kaitannya dengan Rusia atau situasi terkini," kata Harstad. Maret nanti, para marinir akan mengikuti latihan bersama pasukan Inggris, ujarnya.
Kedutaan Besar Rusia di Oslo masih belum memberi tanggapan mengenai hal ini. Namun, Oktober lalu, operasi ini sempat dipertanyakan.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Norwegia juga mengatakan kedatangan Marinir AS ini tidak ada hubungannya dengan Rusia.
Walau demikian, dalam wawancara dengan Reuters pada 2014 silam, Menteri Pertahanan Ine Erikse Soereide mengatakan aneksasi Krimea menunjukkan negara tersebut mampu mengerahkan langkah militer untuk mencapai tujuan politik.Putra H, Sumber: CNN Indonesia.com
HEADLINE - INTERNASIONAL
Presiden terpilih Amerika Serikat bermaksud merombak struktur dua lembaga keamanan penting negara itu.
Surat kabar Wall Street Journal (5/1) melaporkan, Donald Trump, Presiden terpilih Amerika bermaksud mengurangi jumlah kantor dan membatasi kekuasaan Direktur Intelijen Nasional Amerika, DNI dan dinas intelijen pusat CIA karena alasan kekhawatiran politisasi atas lembaga itu dan perluasan yang tidak perlu.
Sebuah sumber yang dekat dengan tim peralihan kekuasaan dari kubu Trump mengatakan, menurut keyakinan Trump, dunia intelijen-keamanan, sepenuhnya sudah dipolitisasi dan badan-badan keamanan harus dirampingkan dan konsentrasinya harus dipusatkan pada perombakan struktur dan metode pendekatan.
Laporan itu juga menyebutkan, Trump mungkin saja menegur Direktur Intelijen Nasional Amerika yang bertugas memimpin lembaga intelijen negara itu.
Trump membantah laporan dinas intelijen Amerika yang menyebut keterlibatan Rusia dalam pencurian email-email petinggi Partai Demokrat.
HEADLINE - INTERNASIONAL
Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata rezim Zionis Israel mengakui bahwa posisi gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas di Jalur Gaza, kuat dan mereka dicintai oleh masyarakat wilayah itu.
Kanal 10 TV Israel (5/1) mengabarkan, Gadi Eizenkot, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Israel menegaskan, Hamas bersama kelompok-kelompok perlawanan Palestina lainnya, terus melakukan peningkatan kekuatan.
Salah satu inspektur Israel, baru-baru dalam laporannya mengatakan, jika sampai terjadi perang di wilayah pendudukan, sekitar dua juta pemukim Zionis akan menjadi sasaran serangan rudal kelompok perlawanan.
Sementara itu, Khaled Meshaal, Ketua Biro Politik Hamas beberapa waktu lalu menuturkan, jihad akan terus berlanjut sampai Baitul Maqdis dan Masjid Al Aqsa bersih dari penjajah Zionis, para tahanan dibebaskan dari penjara-penjara Israel dan putra-putra Palestina kembali ke tanah air mereka.
Militer Israel dalam perang 50 hari tahun 2014 tidak bisa meraih target apapun di Jalur Gaza karena mendapat perlawanan gigih dari kelompok-kelompok Palestina dan terpaksa menelan kekalahan besar.
INTERNASIONAL
Menteri Luar Negeri Austria mengatakan, kami akan berupaya untuk memulihkan hubungan Uni Eropa dengan Rusia dan mengurangi sanksi-sanksi Barat atas Moskow.
IRNA (3/1) melaporkan, Sebastian Kurz, Menlu Austria, yang negaranya terpilih menjadi ketua periodik Dewan Keamanan PBB dan Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa, OSCE pada awal Januari 2017 itu, Senin (2/1) menjelaskan, tanpa dialog dengan Rusia, perdamaian tidak akan pernah terwujud di Eropa.
Kementerian Luar Negeri Austria juga menganggap krisis-krisis rumit yang terjadi di kawasan, tidak adanya kepercayaan timbal balik dan fenomena ekstremisme di tengah kalangan muda, sebagai tiga tantangan utama yang dihadapi Uni Eropa dan negara-negara anggotanya di tahun 2017.
INTERNASIONAL
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dalam kontak telepon dengan sejawatnya dari Amerika Serikat, John Kerry menekankan, keputusan Washington mengurangi pembatasan mempersenjatai anasir teroris di Suriah berpotensi meningkatkan jumlah korban di negara ini.
Juru bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova mengatakan, “Keputusan Amerika mengurangi sejumlah pembatasan dalam mempersenjatai anasir teroris di Suriah merupakan langkah permusuhan terhadap pasukan Rusia dan kedutaan besar Moskow di Damaskus.” Masih menurut Zakharova, perubahan kebijakan yang terlihat di anggaran militer 2017 Amerika Serikat dalam pandangan Moskow sebuah kebijakan permusuhan.
Petinggi Rusia sebelumnya memperingatkan bahwa pengurangan pembatasan pengiriman senjata kepada kelompok anti pemerintah Suriah akan mengancam keamanan Timur Tengah. Rusia sejak September 2015, atas permintaan presiden Suriah, mulai melancarkan serangan udara terhadap pos-pos kelompok teroris termasuk Daesh di Suriah.
Sepertinya mengingat kekalahan beruntun kelompok teroris dukungan Amerika dan sekutu Barat serta Arabnya, kini pemerintah Barack Obama mengambil keputusan penting dan berencana mempersiapkan persenjataan lebih besar bagi kelompok ini yang sejatinya sama halnya dengan “Senjata yang Mengubah Alur Perang”.
Dalam hal ini, Moskow menekankan bahwa pemerintah Obama telah berencana memberikan roket anti udara kepada kelompok teroris di Suriah. Jika hal ini terealisasi, maka kelompok teroris akan memiliki kemampuan baru yang dapat mengancam operasi udara Suriah dan Rusia di zona perang. Ini tak ubahnya seperti yang pernah terjadi di saat perang Uni Soviet di Afghanistan di dekade 1980-an, di mana Amerika memberikan roket anti udara Stinger kepada mujahidin Afghanistan dan membuat helikopter serta jet tempur Uni Soviet kesulitan melancarkan aksinya.
Washington sebelumnya menjelaskan telah mengirim senjata baru kepada kelompok bersenjata Suriah, namun kini setelah muncul protes dari Rusia, Amerika malah mengingkarinya. Meski demikan banyak bukti menunjukkan bahwa Amerika selama lima tahun lalu dengan berbagai metode mengirim senjata dan bantuan finansial kepada kelompok teroris Suriah yang mereka klaim sebagai kubu moderat dan kubu ini bersama kelompok teroris lainnya seperti Daesh berperang melawan militer Suriah.
Petinggi Amerika cepat merespon kemenangan militer Suriah dan Rusia di Aleppo serta pembebasan kota ini dari tangan teroris dengan mengirim paket senjata baru kepada kelompok teroris termasuk roket anti tank. Anggapan Obama adalah dengan kebijakannya ini, ia mampu mencegah kemenangan beruntun pasukan Suriah dans ekutunya di berbagai wilayah Suriah lainnya selama hari-hari terakhir kepemimpinannya di Gedung Putih.
Alasan Obama dalam hal ini adalah hal-hal yang dicantumkan di undang-undang anggaran pertahanan tahun 2017 Amerika Serikat seperti mempersenjatai kelompok bersenjata dan teroris yang berperang melawan pemerintah legal Damaskus dan Amerika serta sekutunya menamakan kubu ini sebagai kelompok moderat.
Meski demikian menurut pandangan Rusia, langkah Obama tersebut selain indikasi kontradiksi nyata pemerintah Washington saat ini dengan langkah serta tujuan Rusia di Suriah, juga menciptakan kesulitan bagi pemerintah mendatang Amerika pimpinan Donald Trump sehingga ia akan terpaksa memusuhi Moskow dalam koridor isi dari undang-undang bujet militer 2017.
Petinggi Rusia sebelumnya memperingatkan bahwa pengurangan pembatasan pengiriman senjata kepada kelompok anti pemerintah Suriah akan mengancam keamanan Timur Tengah. Rusia sejak September 2015, atas permintaan presiden Suriah, mulai melancarkan serangan udara terhadap pos-pos kelompok teroris termasuk Daesh di Suriah.
Sepertinya mengingat kekalahan beruntun kelompok teroris dukungan Amerika dan sekutu Barat serta Arabnya, kini pemerintah Barack Obama mengambil keputusan penting dan berencana mempersiapkan persenjataan lebih besar bagi kelompok ini yang sejatinya sama halnya dengan “Senjata yang Mengubah Alur Perang”.
Dalam hal ini, Moskow menekankan bahwa pemerintah Obama telah berencana memberikan roket anti udara kepada kelompok teroris di Suriah. Jika hal ini terealisasi, maka kelompok teroris akan memiliki kemampuan baru yang dapat mengancam operasi udara Suriah dan Rusia di zona perang. Ini tak ubahnya seperti yang pernah terjadi di saat perang Uni Soviet di Afghanistan di dekade 1980-an, di mana Amerika memberikan roket anti udara Stinger kepada mujahidin Afghanistan dan membuat helikopter serta jet tempur Uni Soviet kesulitan melancarkan aksinya.
Washington sebelumnya menjelaskan telah mengirim senjata baru kepada kelompok bersenjata Suriah, namun kini setelah muncul protes dari Rusia, Amerika malah mengingkarinya. Meski demikan banyak bukti menunjukkan bahwa Amerika selama lima tahun lalu dengan berbagai metode mengirim senjata dan bantuan finansial kepada kelompok teroris Suriah yang mereka klaim sebagai kubu moderat dan kubu ini bersama kelompok teroris lainnya seperti Daesh berperang melawan militer Suriah.
Petinggi Amerika cepat merespon kemenangan militer Suriah dan Rusia di Aleppo serta pembebasan kota ini dari tangan teroris dengan mengirim paket senjata baru kepada kelompok teroris termasuk roket anti tank. Anggapan Obama adalah dengan kebijakannya ini, ia mampu mencegah kemenangan beruntun pasukan Suriah dans ekutunya di berbagai wilayah Suriah lainnya selama hari-hari terakhir kepemimpinannya di Gedung Putih.
Alasan Obama dalam hal ini adalah hal-hal yang dicantumkan di undang-undang anggaran pertahanan tahun 2017 Amerika Serikat seperti mempersenjatai kelompok bersenjata dan teroris yang berperang melawan pemerintah legal Damaskus dan Amerika serta sekutunya menamakan kubu ini sebagai kelompok moderat.
Meski demikian menurut pandangan Rusia, langkah Obama tersebut selain indikasi kontradiksi nyata pemerintah Washington saat ini dengan langkah serta tujuan Rusia di Suriah, juga menciptakan kesulitan bagi pemerintah mendatang Amerika pimpinan Donald Trump sehingga ia akan terpaksa memusuhi Moskow dalam koridor isi dari undang-undang bujet militer 2017.
INTERNASIONAL
Arab Saudi melanjutkan serangan udaranya ke sedikitnya empat Provinsi di Yaman dan menyebabkan beberapa orang terluka.
Seperti dilansir televisi al-Masirah, serangan jet-jet tempur pasukan agresor Arab Suadi ke Provinsi Baqim, Yaman utara pada Rabu (28/12/2016) telah melukai empat orang termasuk dua anak-anak.
Pesawat pembom rezim Al Saud juga membombardrir kota Harad di Provinsi Hajjah, barat laut Yaman.
Sebuah sekolah di Provinsi Dhamar, pusat Yaman juga tak luput dari serangan udara Arab Saudi. Fasilitas pendidikan ini sepenuhnya hancur setelah dibom jet tempur pasukan agresor sebanyak tujuh kali.
Sementara itu, pasukan Yaman berhasil menggagalkan beberapa serangan pasukan bayaran Arab Saudi di Provinsi Sanaa dan Marib dan menimbulkan kerugian besar terhadap mereka.
Beberapa pasukan Arab Suadi juga tewas dalam serangan balasan pasukan Yaman di sekitar distrik Nihm di Provinsi Sanaa.
Di sisi lain, militer dan pasukan relawan rakyat Yaman menggagalkan serangan pasukan bayaran Arab Saudi ke Provinsi Marib.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015.
Invasi militer ini telah merenggut nyawa puluhan ribu warga Yaman dan melukai belasan ribu lainnya.
Infrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik dan fasilitas publik lainnya juga luluh lantak akibat agresi tersebut.
INTERNASIONAL
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS John Kirby, mengklaim bahwa ketidakhadiran Washington dalam pertemuan Moskow bukan berarti AS sudah diabaikan dalam penyelesaian krisis Suriah.
Kantor berita IRIB melaporkan, Rabu (21/12/2016), Kirby dalam konferensi persnya mengatakan, absennya Washington dalam pertemuan Moskow tidak bisa menjadi parameter, yang berhubungan dengan pengaruh dan kepemimpinan AS.
"AS masih tetap terlibat dan kepemimpinannya di seluruh dunia lebih kuat dari masa lalu," katanya.
"Ketidakhadiran itu tidak mencerminkan penurunan pengaruh AS di Timur Tengah," tegas Kirby.
Pada pertemuan hari Selasa, Rusia, Iran dan Turki menyatakan bahwa mereka siap untuk membantu menengahi kesepakatan perdamaian Suriah dan mereka juga mengeluarkan Deklarasi Moskow terkait penyelesaian krisis.
INTERNASIONAL
Sebuah survei mencatat 82 persen warga Amerika Serikat mengatakan bahwa minoritas agama terutama Muslim di negara itu menghadapi diskriminasi.
Seperti dilansir IRNA, Rabu (21/12/2016), jajak pendapat yang dilakukan oleh Pew Survey beberapa pekan setelah kemenangan Donald Trump, menunjukkan bahwa 82 persen warga Amerika percaya bahwa minoritas agama dan etnis terutama Muslim adalah korban diskriminasi dan ketidakadilan.
Pew Survey menilai munculnya kekhawatiran seperti itu di masyarakat Amerika sebagai dampak langsung dari propaganda Trump selama masa kampanye pemilu presiden.
Trump mengeluarkan sejumlah pernyataan kontroversial terhadap Muslim. Ia telah memancing kemarahan warganya dan sentimen anti-Muslim di Amerika.
Menurut catatan Pew Survey, Muslim Amerika telah lama menjadi korban ketidakadilan dan diskriminasi bila dibandingkan dengan kelompok minoritas lainnya di negara itu.
Lembaga itu menjelaskan, warga Amerika percaya bahwa diskriminasi terhadap Muslim naik tujuh persen jika dibandingkan dengan survei yang sama tiga tahun lalu.
Mereka juga percaya bahwa diskriminasi terhadap warga Afrika-Amerika meningkat dari 22 menjadi 41 persen dalam tiga tahun terakhir.
INTERNASIONAL
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menekankan pentingnya semangat konvergensi di antara negara-negara dunia untuk benar-benar memerangi terorisme.
Dalam pertemuan dengan Sergei Lavrov, mitranya dari Rusia di Moskow, Selasa (20/12/2016), Zarif memperingatkan tentang bahaya penyebaran terorisme di berbagai belahan dunia. Demikian dilaporkan kantor berita IRNA.
Ia mengatakan bahwa teroris tidak mengenal batas teritorial dan Iran, Rusia dan Turki harus mencapai konvergensi dalam masalah kontra-terorisme.
Pada kesempatan itu, Zarif kembali menyampaikan belasungkawa pemerintah dan rakyat Iran kepada Rusia terkait serangan teror terhadap duta besar negara itu di Ankara.
"Republik Islam Iran berada di samping pemerintah Rusia dalam menumpas teroris dan tidak menerima pembenaran untuk kelompok-kelompok teroris dan tindakan mereka," tegasnya.
Zarif menganggap Tehran dan Moskow terdepan dalam perang kontra-terorisme dan menambahkan, kerjasama kedua pihak di bidang itu mencapai kesuksesan dan telah membuka jalan untuk pengiriman bantuan kemanusiaan kepada rakyat Suriah.
Menurutnya, peluang yang tepat sudah tercipta di Suriah untuk memastikan berakhirnya konflik, menyalurkan bantuan secara menyeluruh dan memulai perundingan politik.
Sementara itu, Lavrov menyinggung serangan teror terhadap Dubes Rusia Andrey Karlov di Ankara dan mengatakan, kejahatan ini akan membulatkan tekad Moskow untuk menumpas teroris dan mereka tidak akan mencapai tujuannya.
"Rusia tidak akan berhenti mendukung pemerintah sah Suriah," tegasnya.
INTERNASIONAL
Langganan:
Postingan (Atom)

















