Select Menu

NASIONAL

REGIONAL

POLHUKAM

OLAHRAGA

PRESPEKTIF

EKONOMI

» » » Kawasan Industri Kendal Diharapkan Mampu Sediakan 500 Ribu Lapangan Kerja
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Jakarta - Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong meresmikan Kawasan Industri Kendal (KIK), yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi 500 ribu tenaga kerja. 

Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan secara khusus, wilayah Jawa Tengah.

"Kawasan Industri Kendal ini memang direncanakan nantinya 2.700 hektar, tetapi sekarang pada fase pertama kita baru menyelesaikan 830 hektar. 

Kita harapkan di Kawasan Industri Kendal ini akan menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja," jelas Presiden Joko Widodo seperti dikutip melalui laman Sekretariat Negara pada Selasa (15/11).

Proyek ini menjadi ikon baru kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Singapura. KIK kini telah ditetapkan sebagai kawasan industri prioritas. 

Pemerintah akan memberikan jaminan terkait dengan transportasi, energi, telekomunikasi, sumber daya air dan sanitasi, serta ketersediaan sumber daya manusia dan teknologi guna mendukung percepatan pembangunan di kawasan tersebut.

"Ya ini memberikan sinyal bahwa kita terbuka untuk investasi apapun yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dorongan pertumbuhan ekonomi. 

Karena kita harus tahu, APBN pemerintah juga terbatas, BUMN capital expenditure-nya terbatas, swasta kita juga punya kemampuan tapi ada batasannya," kata Presiden.

About REALITA NEWS

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama